TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar agenda krusial guna mempercepat pemutakhiran data pembangunan fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor: 100/3.1.3/8944/SJ yang menginstruksikan percepatan pembangunan infrastruktur koperasi di tingkat desa dan kelurahan secara nasional.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai I Gedung B Kantor Bupati Kutai Kartanegara pada Rabu (08/04) ini, difokuskan pada sosialisasi penggunaan aplikasi KDKMP. Sistem digital ini dirancang untuk memastikan setiap informasi terkait rencana pembangunan selaras dengan kondisi riil di lapangan. Melalui integrasi data yang akurat, pemerintah daerah berharap proses koordinasi antara kementerian dan wilayah kabupaten dapat berjalan lebih efisien.
Delegasi dari Pemerintah Kecamatan Muara Muntai, khususnya melalui bagian Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), turut hadir memenuhi undangan tersebut. Partisipasi aktif unsur kecamatan menjadi sangat vital mengingat peran mereka sebagai garda terdepan dalam memverifikasi data teknis di tingkat tapak. Kehadiran para Person In Charge (PIC) dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Kutai Kartanegara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai mekanisme input data yang seragam.
Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara menekankan bahwa pemutakhiran informasi ini merupakan bagian dari strategi besar dalam memperkuat pilar ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Dengan adanya fasilitas pergudangan dan gerai yang memadai, diharapkan desa-desa di Kutai Kartanegara memiliki daya saing distribusi yang lebih kuat. Aplikasi KDKMP hadir sebagai alat monitoring yang transparan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memantau progres fisik pembangunan di tiap wilayah.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat strategis, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMK, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Kutai Kartanegara. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu mengurai kendala administratif dalam pembangunan fisik koperasi, sehingga manfaat program nasional Merah Putih ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas di seluruh pelosok kabupaten.